Payment Point Samsat Dibuka di Curug, Targetkan 29 Kecamatan di Kabupaten Tangerang
KAB. TANGERANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang resmi mengoperasikan layanan Payment Point Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) bertajuk “Agen Samsat Lebih Dekat dan Mudah” di Gedung Serba Guna (GSG) Kecamatan Curug, Kamis (2/7/2026).
Kehadiran layanan tersebut ditujukan untuk memperluas akses pembayaran pajak kendaraan bermotor sekaligus meningkatkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Peresmian dilakukan oleh Gubernur Banten Andra Soni didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Soma Atmaja. Layanan tersebut merupakan hasil kolaborasi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten, Bank BJB, Bank Banten, serta Pemerintah Kabupaten Tangerang.
Dalam sambutannya, Andra Soni mengatakan, Payment Point menjadi salah satu strategi pemerintah untuk mendekatkan pelayanan perpajakan kepada masyarakat. Menurutnya, kemudahan akses diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan wajib pajak sekaligus memperkuat pendapatan daerah.
“Hari ini kita meluncurkan program Payment Point pembayaran pajak kendaraan bermotor. Insyaallah layanan ini akan hadir di seluruh 29 kantor kecamatan dan 10 kelurahan di Kabupaten Tangerang, serta secara bertahap menjangkau 1.551 desa dan kelurahan di Provinsi Banten. Harapannya masyarakat semakin mudah, cepat, dan nyaman dalam membayar pajak kendaraan bermotor,” ujar Andra Soni.
Ia menjelaskan, Kabupaten Tangerang merupakan salah satu daerah dengan potensi penerimaan pajak kendaraan bermotor yang besar di Provinsi Banten. Karena itu, pemerintah berupaya memperluas jaringan layanan agar masyarakat tidak lagi harus datang ke kantor Samsat utama untuk melakukan pembayaran.
Menurut Andra, peningkatan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak akan berdampak langsung terhadap kemampuan pemerintah membiayai pembangunan di berbagai sektor.
“Ketika masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor yang terdaftar di Kabupaten Tangerang, maka secara otomatis hak Kabupaten Tangerang akan langsung masuk secara real-time ke kas daerah sesuai ketentuan. Ini merupakan bentuk kolaborasi Pemerintah Provinsi Banten bersama Bank BJB dan Bank Banten untuk memberikan layanan digital perbankan terbaik bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Soma Atmaja menyebut pembentukan jaringan Agen Samsat merupakan bagian dari strategi memperkuat optimalisasi PAD melalui peran pemerintah kecamatan dan kelurahan.
Menurut Soma, mekanisme pembagian hasil pajak kini menggunakan sistem split atau pembagian otomatis sehingga dana langsung masuk ke rekening kas daerah masing-masing.
“Jejaring peningkatan PAD ini kita maksimalkan melalui peran kecamatan dan kelurahan. Kita berharap Kabupaten Tangerang bisa menjadi role model bagi provinsi. Manfaatnya sangat besar, melalui sistem opsen ini pajak yang dibayarkan langsung terbagi secara real-time ke RKUD masing-masing, di mana 66 persen masuk ke kas kabupaten dan 33 persen untuk provinsi,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan, pemerintah berencana memperluas jaringan Agen Samsat dengan melibatkan pihak ketiga hingga tingkat desa. Kesempatan tersebut nantinya dapat dimanfaatkan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Koperasi Merah Putih, lembaga lainnya, bahkan masyarakat yang memenuhi persyaratan sebagai mitra resmi.
“Nanti pihak ketiga di tingkat desa seperti BUMDes, Koperasi Merah Putih, lembaga lain, bahkan perorangan bisa mengajukan diri sebagai agen dengan hitungan insentif tersendiri. Kehadiran mereka tentu akan sangat membantu optimalisasi pajak pemerintah provinsi maupun kabupaten,” ujar Soma.
Ia memastikan layanan Agen Samsat telah mulai beroperasi di 29 kecamatan dan 10 kelurahan di Kabupaten Tangerang. Operasional pelayanan didukung oleh dua petugas PPPK di setiap lokasi yang sebelumnya telah mendapatkan pelatihan.
Kehadiran layanan tersebut juga mendapat respons positif dari masyarakat. Erna, warga Kecamatan Curug, mengaku proses pembayaran pajak kendaraan kini menjadi lebih praktis karena tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke kantor Samsat.
“Saya merasa terbantu sekali dengan adanya layanan ini karena tidak perlu jauh-jauh kalau bayar pajak. Semoga ke depannya kualitas pelayanan bisa terus ditingkatkan dan prosesnya semakin dipermudah agar masyarakat semakin bersemangat dalam menunaikan kewajiban perpajakannya,” tuturnya.
Melalui perluasan jaringan Payment Point, Pemerintah Provinsi Banten menargetkan layanan pembayaran pajak kendaraan dapat menjangkau seluruh wilayah secara bertahap. Selain meningkatkan kualitas pelayanan publik, program tersebut juga diharapkan menjadi instrumen untuk mengoptimalkan penerimaan pajak kendaraan bermotor sebagai salah satu sumber utama pendapatan daerah.
Tim Redaksi
The post Payment Point Samsat Dibuka di Curug, Targetkan 29 Kecamatan di Kabupaten Tangerang appeared first on BantenNews.co.id -Berita Banten Hari Ini.
0 Response to "Payment Point Samsat Dibuka di Curug, Targetkan 29 Kecamatan di Kabupaten Tangerang"
Posting Komentar