Kematian Sekuriti Citra Raya Diduga Tak Wajar, Keluarga Minta Polisi Selidiki Menyeluruh
KAB. TANGERANG – Kematian seorang petugas keamanan Citra Raya berinisial H (37) masih menyisakan tanda tanya bagi pihak keluarga. Mereka meminta jajaran Polresta Tangerang melakukan penyelidikan secara menyeluruh karena menilai kematian korban diduga tidak wajar.
Kuasa hukum keluarga korban, Abudzar Al Gifari, menyebut terdapat sejumlah indikasi yang mengarah pada dugaan penyebab kematian lain. Latar belakang korban sebagai petugas keamanan dinilai memiliki risiko tinggi dan patut didalami lebih jauh oleh aparat penegak hukum.
“Kalau dilihat sekilas, ada indikasi lain. Korban bekerja sebagai petugas keamanan, dan lingkungan kerja seperti itu rentan konflik. Dugaan ke arah sana cukup kuat menurut keluarga,” ujar Gifari, Jumat (9/1/2026).
Korban diketahui ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kontrakannya di Kampung Nalagati, Kelurahan Mekar Bakti, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Kamis (8/1/2026).
Penemuan jasad korban bermula dari kecurigaan tetangga kontrakan sekitar pukul 14.00 WIB. Warga mencium bau tidak sedap dan melihat bercak darah di depan pintu kontrakan korban, sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.
Menurut Gifari, proses penegakan hukum tidak boleh berhenti hanya pada persoalan dilakukan atau tidaknya autopsi, meskipun pihak keluarga menolak tindakan tersebut. Ia meyakini masih terdapat alat bukti dan petunjuk lain yang dapat mendorong kepolisian melakukan penyelidikan lanjutan.
“Kami meyakini ada bukti-bukti lain yang cukup untuk menjadi petunjuk bagi polisi melakukan penyelidikan,” ujarnya.
Gifari menegaskan pihaknya siap membantu kepolisian dengan memberikan petunjuk-petunjuk yang dibutuhkan, termasuk kemungkinan saksi-saksi yang perlu diperiksa guna memastikan penyebab kematian korban.
Terkait dugaan adanya riwayat penyakit pada korban, Gifari mengaku pihaknya belum memperoleh informasi mendalam karena belum melakukan pembahasan detail dengan keluarga. Namun berdasarkan keterangan kepolisian, korban terakhir kali terlihat warga sekitar pada 5 Januari 2026 saat membeli rokok.
“Kami berharap polisi melakukan penyelidikan terlebih dahulu, melakukan olah TKP, serta memeriksa saksi-saksi. Kami siap membantu, termasuk mengusulkan siapa saja yang perlu dipanggil,” tandasnya.
Sementara itu, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menyatakan pihaknya masih mendalami seluruh informasi dan keterangan yang diperoleh untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.
Ia menjelaskan, dari hasil pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara (TKP), tidak ditemukan benda mencurigakan yang mengarah pada dugaan tindak pidana. Selain itu, berdasarkan keterangan sementara, korban diketahui tidak masuk kerja selama tiga hari terakhir dengan alasan sakit.
“Sehingga dugaan sementara korban meninggal dunia karena sakit. Namun hal ini masih akan dipastikan melalui proses penyelidikan dan pemeriksaan lanjutan,” ujarnya.
Kapolresta juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi relevan terkait peristiwa tersebut agar segera melaporkannya kepada pihak kepolisian.
“Setiap informasi akan kami dalami secara profesional,” pungkasnya.
Penulis: Saepulloh
Editor: Usman Temposo
The post Kematian Sekuriti Citra Raya Diduga Tak Wajar, Keluarga Minta Polisi Selidiki Menyeluruh appeared first on BantenNews.co.id -Berita Banten Hari Ini.
0 Response to "Kematian Sekuriti Citra Raya Diduga Tak Wajar, Keluarga Minta Polisi Selidiki Menyeluruh"
Posting Komentar