Sekolah Bersih dan Wajib Bisa Mengaji Jadi Fokus Dindikbud Kota Serang di 2026

SERANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang resmi meluncurkan Resolusi Pendidikan Tahun 2026 sebagai arah baru pembangunan pendidikan yang cerdas, berbudi, dan peduli.

Peluncuran resolusi tersebut dilakukan dalam kegiatan istighosah bersama 1.100 kepala sekolah PAUD/TK, SD, dan SMP se-Kota Serang, yang digelar di halaman Kantor Dindikbud Kota Serang, Jumat (9/1/2026). Istigasah dipimpin oleh KH Ahmad Rafiudin bin Abuya Munfasir.

Kepala Dindikbud Kota Serang, Ahmad Nuri,l mengatakan, istigasah menjadi momentum spiritual sekaligus refleksi bersama untuk menyongsong pelaksanaan program pendidikan sepanjang 2026.

“Istigasah ini menjadi media untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memohon keselamatan, baik bagi pimpinan Kota Serang, kelancaran pembangunan, keselamatan Banten, hingga bangsa Indonesia yang tengah diuji berbagai bencana,” ujar Nuri.

Selain itu, doa bersama juga dipanjatkan agar seluruh kebijakan dan pelayanan pendidikan yang dijalankan memberikan manfaat, maslahat, serta keselamatan bagi dunia pendidikan di Kota Serang.

Nuri menegaskan, seluruh program kegiatan Dindikbud Kota Serang tahun 2026 siap untuk dijalankan.

Menurutnya, tahun ini menjadi fase penting untuk menentukan apakah pelayanan pendidikan hanya berjalan secara normatif atau mampu melahirkan terobosan yang inovatif.

“Kita akan running di 2026. Apakah kita hanya bekerja normatif sesuai DPA yang saat ini mengalami efisiensi, atau kita melakukan langkah-langkah progresif dan inovatif untuk memastikan layanan pendidikan tetap optimal,” katanya.

Ia menekankan, Dindikbud tidak ingin terpaku semata pada postur APBD Kota Serang. Pihaknya berkomitmen mencari berbagai cara agar pelayanan pendidikan tetap berjalan maksimal.

“Dinas Pendidikan tidak hanya terpaku pada elemen APBD yang diberikan, tapi harus memastikan pelayanan pendidikan bisa terus kita lakukan,” tuturnya.

Dalam resolusi pendidikan 2026, Dindikbud Kota Serang menetapkan sembilan poin utama. Di antaranya mewujudkan lingkungan sekolah dan sekitar sekolah yang bersih, program Kota Serang Mengaji, penerapan bahasa daerah bebasan Jawa Serang, hingga penggunaan bahasa Inggris satu hari dalam sepekan.

“Sembilan poin resolusi pendidikan 2026 ini akan kita gerakkan secara bertahap dan konsisten,” jelas Nuri.

Ia menambahkan, peningkatan mutu bahasa Inggris akan menjadi perhatian serius. Bahkan, pada 2027 mendatang, bahasa Inggris direncanakan menjadi mata pelajaran wajib.

“Mulai sekarang kita wajibkan setiap hari Kamis seluruh sekolah menggunakan bahasa Inggris sebagai alat komunikasi antara guru dan siswa. Jika ada kekurangan guru bahasa Inggris, akan kita petakan,” ungkapnya.

Selain itu, penggunaan bahasa Jawa Banten juga akan diterapkan secara rutin setiap pekan sebagai upaya pelestarian budaya lokal.

Tak kalah penting, melalui program Kota Serang Mengaji, Dindikbud menargetkan seluruh siswa kelas 6 SD dan kelas 9 SMP wajib bisa membaca Al-Qur’an.

“Berapa pun kekuatan yang belum bisa, akan kita gerakkan bersama. Ini menjadi bagian dari resolusi pendidikan Kota Serang 2026,” ujarnya.

Penulis : Ade Faturohman
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd

The post Sekolah Bersih dan Wajib Bisa Mengaji Jadi Fokus Dindikbud Kota Serang di 2026 appeared first on BantenNews.co.id -Berita Banten Hari Ini.



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sekolah Bersih dan Wajib Bisa Mengaji Jadi Fokus Dindikbud Kota Serang di 2026"

Posting Komentar