Irna: Rumah Rusak Akibat Gempa Diganti Pemerintah
Demikian disampaikan Bupati Pandeglang Irna Narulita saat ditemui di Graha Pancasila Pandeglang, Senin (5/8).
Irna mengaku telah berkoordinasi dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo mengenai bantuan apa saja yang akan diberikan pemerintah pusat kepada warga yang rumahnya rusak berat akibat guncangan gempa yang terjadi pada jumat (2/8) lalu.
"Kepala BNPB (Senin 5/8) telepon kami sekitar pukul 06.30, bahwa nanti yang rumahnya rusak berat akan dibantu pemerintah dengan cara membangun kembali rumah yang baru dan tahan gempa dan itu semuanya terima jadi," ujar Irna.
Saat ini, kata Irna, pihaknya tengah melakukan verifikasi dan validasi data warga yang rumahnya rusak, baik rusak berat, rusak sedang dan ringan dengan menurunkan tim dari Dinas Sosial (Dinsos) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Pandeglang.
"Makanya tadi harus segera turun Dinsos, BPBD dan Disdukcapil Pandeglang. Nah Disdukcapil ini yang suka Nomor Induk Kependudukan (NIK)-nya ini menghambat, biasanya sudah selesai verifikasi, validasi masalahnya biasanya di disdukcapil, NIKnya biasanya tidak terdaftar, karena masalahnya dulu ada NIK ganda,"bebernya panjang lebar.
Irna menargetkan proses verifikasi dan validasi data ini sudah harus segera pada tiga hari mendatang, agar pihaknya segera menerbitkan Surat Keputusan.
"Ini yang harus kami sinergikan agar dalam waktu 3 hari ini, kami sudah bisa menerbitkan SK, ya walaupun bertahap. Kalaupun nanti harus Update kita akan update lagi, supaya tadi bantuan cepat mengalir ke pandeglang dan rumah tahan gempa itu dibangun dilokasi yang sama,"imbuhnya.
Terpisah, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pandeglang, Tati Suwagiharti mengatakan berdasarkan data sementara yang diperolehnya setidaknya ada 365 rumah rusak terdampak gempa di 29 kecamatan yang ada di kabupaten pandeglang.
"Berdasarkan data sementara di lapangan, setidaknya ada 356 rumah rusak diantaranya, 185 rusak ringan, 75 rusak sedang, 92 rusak berat dan 4 rusak total," kata tati.
Masih kata Tati, untuk rumah yang rusak sedang dan rusak ringan, penanganannya disamakan dengan korban tsunami lalu yakni dari APBD Provinsi Banten.
Adapun yang rusak sedang dan ringan. kita akan inventrasir dan memohon kepada gubernur provinsi banten untuk meminta bantuan yang berasal dari APBD provinsi," imbuhnya. [ars]
from RMOLBanten.com https://ift.tt/2Zy3qxH
via gqrds
0 Response to "Irna: Rumah Rusak Akibat Gempa Diganti Pemerintah"
Posting Komentar