Usulan Perda Aqidah Dari Nasdem Ditolak PKS: Jangan Jadi Eklusif
Begitu kata, Anggota DPRD Kota Serang Hasan Basri dari Fraksi PKS kepada wartawan di Kota Serang, Selasa (10/9).
"Perda Aqidah, Perda Syariah itu gak ada, bukan menolak dan emang tidak perlu Perda Aqidah yang penting substansinya sama," tegasnya.
Dirinya mencontohkan, tatkala berbicara kesejahteraan kalau orang teriak-teriak syariat Islam itu kesejahteraannya syariat Islam sementara berbicara pengentasan pengangguran itu ada Pancasila.
"Saya kira tidak harus dengan istilah yang kesannya eklusif apalagi kalau ada isu radikalisme dan sebagainya. Saya kira kita biasa-biasa saja lah negeri ini, negeri kita semua," ujarnya.
Menurut Hasan, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)adalah harga mati, jangan sampai kemudian dipisahkan dengan tema-tema yang tidak penting.
"Kalau pelajaran agama itu kan bukan berbicara agama apalagi terlalu jauh kalau bicara aqidah segala macam. Dalam UUD kita melaksanakan pendidikan agama, melaksanakan pendidikan agama berarti melaksanakan UUD 45 itu saja acuannya," tukasnya.
Sebelumnya diberitakan, Fraksi Partai Nasdem DPRD Kota Serang mengusulkan kepada Pemerintah Kota Serang untuk membuat Perda Aqidah supaya menumbuhkan perihal konsep aqidah di masyarakat.
Demikian dikatakan oleh anggota Fraksi Partai Nasdem Pujiyanto kepada awak media di Kota Serang, Senin (9/9).
"Jadi rencana saya akan membuat peraturan daerah dengan Pak Walikota perihal tentang penguatan aqidah dengan konsep hari belajar di hari Jumat," ujarnya. [ars]
from RMOLBanten.com https://ift.tt/2UJLXAA
via gqrds
0 Response to "Usulan Perda Aqidah Dari Nasdem Ditolak PKS: Jangan Jadi Eklusif"
Posting Komentar