Polisi Gunakan Semprotan Merica Bubarkan Demo Di Mal Hongkong
Dengan mengenakan topeng, ratusan orang pengunjuk rasa, melakukan aksi protes di dalam mal Landmark North di Sheung Shui.
Sebelum klaim polisi, para pengunjuk rasa menyebabkan gangguan di dalam mal dan melemparkan paku besi ke toko-toko.
Polisi membalas dengan semprotan merica dan pentungan untuk membubarkan massa. Bentrokan pun tidak dapat dihindarkan.
Setidaknya 15 orang ditangkap oleh polisi berpakaian preman dalam kejadian tersebut.
Dikabarkan Channel News Asia, akibat kekacauan tersebut, seperti toko-toko di mal tersebut pun terpaksa tutup demi mencegah kerusakan lebih lanjut.
Hari yang sama, protes dan bentrokan serupa juga terjadi di sebuah mal di distrik Teluk Kowloon.
Protes semacam itu telah terjadi di Hongkong sejak tujuh bulan terakhir dan belum ada tanda-tanda akan mereda.
Banyak mal di kota ini telah menjadi tempat protes dan hal tersebut menyebabkan gangguan ekonomi di pusat keuangan Asia itu.
Sebelumnya, pengunjuk rasa juga kerap melakukan aksi di bandara serta jalanan di distrik keuangan Hongkong. [dzk]
from RMOLBanten.com https://ift.tt/2SxhLtk
via gqrds
0 Response to "Polisi Gunakan Semprotan Merica Bubarkan Demo Di Mal Hongkong"
Posting Komentar