Masih Pandemi, Masyarakat Diminta Salat Tarawih Di Rumah

"Sudah dua kali ramadhan kita dalam suasana covid-19, tetap masyarakat supaya mematuhi prokes," ujar Embay saat dikonfirmasi, Senin (12/4).
Tokoh pendiri Banten itu mewanti-wanti antusias masyarakat nanti dalam menyambut tarawih di masjid justru berpotensi memicu klaster Covid-19.
Sebab itu, Embay mengajak masyarakat untuk memerangi covid-19 dengan melaksanalan ibadah tarawih di rumah.
"Tarawih itu kan ibadah sunah. Ibadah sunah itu paling utama dirumah. Rasullallah saja shalat tarawih itu hanya tiga malam berturut-turut (di Masjid) selebihnya (27 hari) yah dirumah," ungkap Embay.
Embay mengungkapkan, masyarakat perlu sadar Covid-19 ini tidak akan berakhir jika masyarakat tidak mematuhi aturan pemerintah. Artinya ketentuan penerapan prokes perlu dilaksanakan dengan baik.
"Masyarakat tetap menjalankan ibadah dengan mengikuti aturan pemerintah," pungkasnya. [ars]
from RMOLBanten.com https://ift.tt/2PTKZDO
via gqrds
0 Response to "Masih Pandemi, Masyarakat Diminta Salat Tarawih Di Rumah"
Posting Komentar