Pengamat: Jokowi Blunder, Sjamsul Nursalim Sudah Bebas Kok Mau Ditagih

RMOLBANTEN Tim Satgas Hak Tagih dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) bentukan Presiden Joko Widodo dianggap kurang tepat dan blunder.

Hal itu disampaikan pakar politik dan hukum dari Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam.

Ia menilai pemikiran Jokowi terbalik dan kurang tepat dalam mengeluarkan kebijakan pembentukan tim tagih BLBI.

"Menurut saya Jokowi lagi-lagi membuat kebijakan yang kurang tepat dan blunder," ujar Saiful, Minggu (11/4).

Kata Saiful, tidak tepatnya itu, karena Jokowi baru membentuk satgas tersebut setelah Sjamsul Nursalim (SN) dinyatakan bebas oleh Mahkamah Agung (MA) dan terpaksa KPK mengeluarkan SP3.

"Tentu publik bertanya-tanya. Apa SN akan begitu saja mengembalikan begitu saja keuangan negara? Ia sudah bebas kok baru ditagih, mestinya sebelum bebas dong ditagihnya, baru kemudian SN akan ketakutan," jelas Saiful.

"Saya menduga SN sudah tertawa lebar melihat ini semua,” demikian Saiful Anam dilansir dari Kantor Berita Politik RMOLID. [dzk]



from RMOLBanten.com https://ift.tt/3tcIHOD
via gqrds

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pengamat: Jokowi Blunder, Sjamsul Nursalim Sudah Bebas Kok Mau Ditagih"

Posting Komentar