Barantin Banten Larang Sejumlah Hewan Masuk Indonesia untuk Antisipasi Virus Nipah

TANGERANG – Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (Barantin) Provinsi Banten memperketat pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang masuk melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi masuknya virus Nipah ke Indonesia.

Barantin telah mengeluarkan larangan pemasukan sejumlah hewan dari India, seperti kelelawar, babi, dan kuda. Selain India sebagai negara asal virus, larangan serupa juga diberlakukan bagi negara lain yang terindikasi tertular.

Kepala Barantin Banten, Duma Sari Margaretha Harianja, mengatakan pihaknya telah melakukan mitigasi terhadap pengiriman hewan dari India yang masuk melalui Bandara Soekarno-Hatta.

“Kami melakukan tindakan karantina hewan berupa penolakan atau pemusnahan terhadap pemasukan hewan kelelawar, babi, dan kuda yang berasal dari India,” kata Duma, Rabu (4/2/2025).

Ia menjelaskan, proses pemusnahan dilakukan sesuai ketentuan kesejahteraan hewan yang berlaku. Untuk memperkuat pengawasan, Barantin juga menyusun strategi yang difokuskan pada titik-titik kedatangan internasional di Bandara Soekarno-Hatta.

“Kami sudah bekerja sama dengan Balai Karantina Kesehatan Manusia. Kami fokus pada hewannya, meskipun penyakit ini bersifat zoonosis, artinya dapat menular dari hewan ke manusia maupun sebaliknya,” jelasnya.

Sebagai langkah kesiapsiagaan tambahan, Barantin memanfaatkan aplikasi All Indonesia yang mewajibkan penumpang dan pengirim kargo mengisi data barang bawaan sebelum tiba di Indonesia.

“Melalui aplikasi itu, kami bisa mengetahui jika ada penumpang atau kiriman yang membawa hewan dengan potensi gejala penyakit,” tandasnya.

Penulis: Saepulloh
Editor: Usman Temposo

The post Barantin Banten Larang Sejumlah Hewan Masuk Indonesia untuk Antisipasi Virus Nipah appeared first on BantenNews.co.id -Berita Banten Hari Ini.



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Barantin Banten Larang Sejumlah Hewan Masuk Indonesia untuk Antisipasi Virus Nipah"

Posting Komentar