Jembatan Penghubung 4 Desa di Mandalawangi Pandeglang Ambruk, DPUPR Bakal Bangun Jembatan Sementara

PANDEGLANG – Sebuah jembatan yang berada di Kampung Kadu Pandak, Desa Sinarjaya, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, Banten, ambruk setelah pondasinya terkikis air hujan dan lapuk dimakan usia, Sabtu (31/1/2026).

Jembatan tersebut merupakan akses vital warga karena menghubungkan Desa Sinarjaya, Desa Panjangjaya, Desa Cikumbueun, dan Desa Ramea. Ambruknya jembatan membuat aktivitas masyarakat di empat desa tersebut menjadi terganggu.

Kepala Desa Sinarjaya, Kecamatan Mandalawangi, Dendi Alfian mengaku kejadian tersebut sudah dilaporkan ke dinas terkait dan telah ditinjau langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR untuk melakukan identifikasi awal sebelum dilakukan perbaikan.

Menurutnya, pasca ambruk kondisi jembatan saat ini masih ditutup total karena belum ada perbaikan, baik berupa jembatan sementara maupun jembatan permanen. Untuk sementara, warga terpaksa menggunakan jalan alternatif yang relatif lebih kecil.

“Sebetulnya tidak terisolasi total karena ada jalan alternatif di wilayah Sinarjaya yang tidak jauh dari jembatan ambruk. Namun karena belum ada perbaikan, baik permanen maupun sementara, kegiatan masyarakat jadi terbatas. Contohnya saat ingin membeli material bangunan belum bisa karena jalan alternatifnya tidak sebesar jalan utama,” kata Dendi, Minggu (1/2/2026).

Ia menjelaskan, ambruknya jembatan sangat berdampak terhadap kendaraan yang mengangkut material berat. Pemilik kendaraan besar harus memilih jalur lain dengan memutar melewati tiga desa dengan waktu tempuh sekitar 40 menit.

“Jalan alternatif bisa dilewati motor dan mobil kecil karena lebarnya hanya sekitar tiga meter. Tapi untuk mobil pengangkut material bangunan belum bisa. Harus memutar lewat Desa Panjangjaya, Sirnagalih, dan Mandalawangi, bisa sampai 40 menit,” terangnya.

Berdasarkan informasi dari Dinas PUPR Pandeglang, di lokasi tersebut akan dibangun jembatan sementara berbahan besi sebelum dilakukan pembangunan permanen. Namun, waktu pelaksanaannya belum dapat dipastikan.

“Dari PUPR setelah identifikasi awal rencananya akan dikirim alat berat. Mereka akan membuat jembatan darurat dari besi sebelum nanti di APBD Perubahan dialokasikan anggaran untuk perbaikan permanen,” ungkapnya.

Ia menambahkan, terdapat dua faktor utama penyebab ambruknya jembatan, yakni usia bangunan dan intensitas hujan yang tinggi.

“Jembatan ini terakhir dibangun tahun 1994, jadi jelas sudah termakan usia. Selain itu, curah hujan tinggi mengikis pondasi bagian bawah secara perlahan hingga akhirnya ambruk,” tutupnya.

Penulis : Memed
Editor : Usman Temposo

The post Jembatan Penghubung 4 Desa di Mandalawangi Pandeglang Ambruk, DPUPR Bakal Bangun Jembatan Sementara appeared first on BantenNews.co.id -Berita Banten Hari Ini.



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Jembatan Penghubung 4 Desa di Mandalawangi Pandeglang Ambruk, DPUPR Bakal Bangun Jembatan Sementara"

Posting Komentar