Suami Berperan Penting Tingkatkan ASI Ibu, Kok?
Banyak para ibu yang merasakan ASI tidak keluar.
Namun, ASI itu sebenarnya ada jika memang dukungan kesehatan dan juga peran dari suami harus sigap ketika istri baru saja melahirkan.
"Suami khususnya harus mempelajari apa saja yang harus disiapkan. Apalagi usai melahirkan itu ibu sangat merasa lelah, secara fisik dan emosi. Suami harus menjadi benteng dengan peranan sosok ayah yang sangat penting," beber Dokter Klinik Laktasi Siloam Hospitals Lippo Village, Fransisca Handy, Minggu (4/8)
Selain itu layanan kesehatan juga harus memadai untuk mendukung ibu berhasil menyusui.
"Contohnya persiapan dari kehamilan, saat persalinan, rawat gabung dan bisa mendampingi saat bayi rewel serta ibu kesulitan memposisikan. Karena kegagalan biasanya banyak dirasakan saat awal kehidupan. Itu makanya peran dari suami dibutuhkan," imbuhnya.
Air susu yang diproduksi secara alami oleh tubuh, memiliki kandungan nutrisi yang penting bagi tumbuh kembang bayi, seperti vitamin, protein, karbohidrat, dan lemak. Komposisinya pun lebih mudah dicerna ketimbang susu formula.
"Kolostrum, kelenjar susu awal setelah 0 hingga 7 hari kelahiran bayi pun isinya 80 persen perlindungan terhadap antibodi. Selanjutnya beralih ke laktosa, protein dan lainnya," ungkapnya.
Oleh sebab itu, pentingnya ASI tidak dapat digantikan oleh susu jenis apapun. Bahkan, menurut Fransisca, susu formula (sufor) harus diperlakukan sebagai obat.
"Harus ada resepnya, dosisnya hingga durasinya dan diberikan saat ada indikasi medis. Misalnya, anak bayi yang kekurangan gula darah diberikan sufor selama sebulan. Prinsipnya sufor harus sesuai izin dokter dan tidak boleh dibeli bebas," tegasnya. [ars]
from RMOLBanten.com https://ift.tt/2KnAP7V
via gqrds
0 Response to "Suami Berperan Penting Tingkatkan ASI Ibu, Kok?"
Posting Komentar