Api Lahap Toko Kelontongan Di Tangerang, Anak Dan Istri Tewas Terpanggang

Akibat kebakaran tersebut dua orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka bakar di sekujur tubuh.
Informasi yang dihimpun, peristiwa kebakaran tersebut terjadi saat pemilik ruko yang buka 24 jam tertidur. Tiba-tiba api yang diduga dari obat nyamuk menyala kemudian merembet ke bagian bahan yang mudah terbakar.
Pemilik toko Suparno (32) berusaha menyelamatkan anak dan istrinya yang terjebak di dalam toko tersebut. Namum naas istri dan anak korban gagal diselamatkan. Anak dan istrinya terjebak didalam kobaran api dan meninggal dunia.
"Anaknya yang masih berusia 4 tahun dan istrinya meninggal dunia," kata saksi mata sekaligus warga setempat, Nendi.
Nendi mengatakan, api dengan cepat merembet ke ruko lain di sebelahnya. Beberapa kemudian mobil pemadam kebakaran datang memadamkan api di toko kelontong tersebut.
"Korban yang selamat sudah dibawa ke rumah sakit dan mengalami luka bakar 80 persen," terangnya.
Sementara Kepala Bidang Kedaruratan Dan Logistik Pada BPBD Kabupaten Tangerang Kosrudin membenarkan peristiwa tersebut, kejadian kebakaran yang menimpa tiga toko tersebut terjadi sekira pukul 03.00, dua unit mobil pemadam kebakaran diturunkan.
"Korban yang meninggal dunia dibawa ke RSU Tangerang," tandasnya. [ars]
from RMOLBanten.com https://ift.tt/3mY4LIK
via gqrds
0 Response to "Api Lahap Toko Kelontongan Di Tangerang, Anak Dan Istri Tewas Terpanggang"
Posting Komentar